Jumat, 18 November 2016

Siswa-Siswa SMK Negeri 1 Manado Hadiri Pameran UMKM Wira Usaha Bank Indonesia




SMK Negeri 1 Manado dibawah kepemimpinan Kepala Sekolah Drs Moodie Lumintang, M.Pd terus melakukan terobosan untuk menelorkan siswa yang memiliki ketrampilan dapat mengembangkan bakatnya. Sehingga nantinya siswa yang sudah lulus dari sekolah ini mampu berbicara banyak di lingkup usaha dan yang tak hanya dapat bekerja di perusahaan namun mampu menciptakan lapangan pekerjaan . Untuk itu perlu adanya kunjungan ke sektor-sektor usaha sehingga dapat membangkitkan para siswa dalam berwirausaha. Kunjungan para siswa kali ini (18/11)ke stand-stand UMKM Sulawesi Utara pada Pameran Kriya dan Boga di Manado Town Square yang disponsori oleh Bank Indonesia.

Dibawah arahan guru pendamping Ibu Yunita Repi, S.Pd, para siswa diajak langsung praktek lapangan cara membatik dan menenun kain khas Sulawesi Utara Batik Bentenan. Diberi arahan langsung oleh produsen,pelaku usaha, tanya jawab menyangkut produksi dan pemasaran. Kegiatan ini diharapkan dapat membuat siswa tergerak untuk dapat berwirausaha mandiri. 
Kehadiran para siswa SMK Negeri 1 Manado ini juga diapresisasi oleh Direktur Bank Indonesia Sulut Peter Jacob. “Harus dibekali oleh praktek seperti ini sehingga siswa tidak hanya mampu bersaing di pelajaran tapi juga dapat mempraktekan teori yang diajarkan di sekolah” kata Jacob.
Diharapkan oleh Jacob untuk kedepan jangan hanya sebagian siswa dari SMK Negeri 1 Manado saja, namun SMK-SMK yang lain juga mengikuti langkah SMK Negeri 1 Manado untuk lebih banyak berinteraksi dengan pelaku usaha khususnya UMKM di Sulawesi Utara.

Siswa-Siswa SMK Negeri 1 Manado Hadiri Pameran UMKM Wira Usaha Bank Indonesia




SMK Negeri 1 Manado dibawah kepemimpinan Kepala Sekolah Drs Moodie Lumintang, M.Pd terus melakukan terobosan untuk menelorkan siswa yang memiliki ketrampilan dapat mengembangkan bakatnya. Sehingga nantinya siswa yang sudah lulus dari sekolah ini mampu berbicara banyak di lingkup usaha dan yang tak hanya dapat bekerja di perusahaan namun mampu menciptakan lapangan pekerjaan . Untuk itu perlu adanya kunjungan ke sektor-sektor usaha sehingga dapat membangkitkan para siswa dalam berwirausaha. Kunjungan para siswa kali ini (18/11)ke stand-stand UMKM Sulawesi Utara pada Pameran Kriya dan Boga di Manado Town Square yang disponsori oleh Bank Indonesia.

Dibawah arahan guru pendamping Ibu Yunita Repi, S.Pd, para siswa diajak langsung praktek lapangan cara membatik dan menenun kain khas Sulawesi Utara Batik Bentenan. Diberi arahan langsung oleh produsen,pelaku usaha, tanya jawab menyangkut produksi dan pemasaran. Kegiatan ini diharapkan dapat membuat siswa tergerak untuk dapat berwirausaha mandiri. 
Kehadiran para siswa SMK Negeri 1 Manado ini juga diapresisasi oleh Direktur Bank Indonesia Sulut Peter Jacob. “Harus dibekali oleh praktek seperti ini sehingga siswa tidak hanya mampu bersaing di pelajaran tapi juga dapat mempraktekan teori yang diajarkan di sekolah” kata Jacob.
Diharapkan oleh Jacob untuk kedepan jangan hanya sebagian siswa dari SMK Negeri 1 Manado saja, namun SMK-SMK yang lain juga mengikuti langkah SMK Negeri 1 Manado untuk lebih banyak berinteraksi dengan pelaku usaha khususnya UMKM di Sulawesi Utara.

SMK Negeri 1 Manado Siap Go Internasional




Dalam rangka untuk membuka kesempatan kerja bagi lulusan SMK, Ditjen dari PSMK telah memiliki bursa kerja khusus (BKK) untuk menjembatani kebutuhan industri dengan lulusan SMK. Selain itu, sekolah harus mampu melacak lulusan mereka setelah menyelesaikan pendidikan mereka di SMK dan mengevaluasi distribusi lulusan mereka. siswa SMK juga harus mengikuti program magang di industri selama tiga bulan sesuai dengan program studi mereka dalam rangka untuk meningkatkan keterampilan mereka.
Salah satu sekolah kejuruan yang ada di Manado yaitu SMK Negeri 1 Manado, selain menggelar Bursa kerja khusus (BKK), juga membuka kelas binaan. Selain itu, upaya memenuhi dan meningkatkan kualitas guru SMK, pihaknya juga akan menambah proporsi guru-murid untuk menjadi 01:30 ditambah pemenuhan guru SMK dengan reposisi dan pelatihan dan meningkatkan pengetahuan guru untuk memenuhi perkembangan teknologi, hal itu dikatakan Kepala Sekolah  SMK Negeri 1 Manado Drs. Moodie Dj. Lumintang, Mpd (18/11)
Lumintang  mengatakan, lulusan SMK N 1 siap menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) dan Go Internasional, karena telah didedikasikan untuk memiliki potensi tinggi dalam menghadapi persaingan kerja yang semakin ketat.
“Pelajar yang ada di SMK Negeri 1 Manado dituntut untuk dapat bersaing dan siap kerja sesuai kebutuhan keterampilan didalam maupun luar negeri,” terang Lumintang.
Untuk mewujudkan semuanya, Lumintang mengatakan tiga konten penting yang perlu diperhatikan menjadi pengembangan kelembagaan adalah standarisasi, sertifikasi, dan konten materi seperti kurikulum, ajaran dan metodologi.